






Rifan Jakarta
Kompleks kafe drive-through dua lantai di Jakarta, memadukan dinding baja bergelombang putih dengan pergola kayu hangat yang dihiasi tanaman rambat botanikal, menghadirkan pengalaman taman tropis rooftop yang memukau di atas stasiun kopi lantai dasar yang siap melayani kota yang terus bergerak.
Gambaran Proyek
Rifan Jakarta adalah proyek komersial yang mendefinisikan ulang apa yang bisa menjadi sebuah kafe di Jakarta ketika arsitektur, lanskap, dan program hospitality dirancang sebagai satu ide yang terintegrasi. Tipologi bangunannya sengaja dibuat hibrida: kompleks dua lantai yang menampung jalur layanan drive-through di lantai dasar, ruang kafe dan bar dalam ruangan, ruang fungsi privat, dan teras rooftop terbuka sebagai landmark utama proyek. Penumpukan fungsi ini mencerminkan pemahaman mendalam tentang budaya perkotaan Jakarta, di mana kecepatan dan kesenangan hidup berdampingan, di mana seorang pelanggan mungkin mengambil kopi tanpa meninggalkan mobilnya pada satu hari dan berlama-lama di meja rooftop selama dua jam di hari berikutnya.
Pernyataan arsitektural yang paling dominan pada eksterior adalah panel baja bergelombang putih yang membungkus kedua lantai volume utama secara menerus. Pilihan material industrial ini berani dan disengaja: ribbing vertikal baja menciptakan ritme dan tekstur pada permukaan yang mungkin terasa datar, sementara warna putih cerah membuat bangunan tetap terasa segar, bersih, dan mengundang bahkan di bawah terik matahari tropis Jakarta yang intens. Di atas dasar putih yang kompak ini, struktur pergola kayu yang luas membentang secara dramatis melampaui jejak bangunan sebagai kanopi bingkai terbuka, warna kuning cokelat hangat kayunya menciptakan kontras material yang kuat terhadap dinding putih di bawahnya. Tanaman rambat botanikal mengalir dari rangka pergola ini, memperhalus tepi industrial dengan hijau rimbun yang hidup, mengubah rooftop dari sekadar teras menjadi sesuatu yang lebih mendekati taman ketinggian di langit.
Ruang interior didistribusikan dalam tiga mode yang berbeda namun saling terhubung. Bar kopi lantai dasar adalah jantung operasional bangunan: meja counter berfinishing terrazzo berbintik abu-abu pucat menjadi fondasi stasiun barista, di mana setup espresso bar lengkap menghadap baik zona tempat duduk interior maupun jendela layanan drive-through yang terukir langsung pada dinding bergelombang. Lantai papan kayu gelap di seluruh lantai dasar menghadirkan kehangatan alami yang kontras dengan dinding putih di sekelilingnya, sementara kursi bistro kawat hitam dengan meja bulat putih menjaga bahasa furnitur tetap sederhana dan tidak mencolok, memastikan arsitektur itu sendiri tetap menjadi protagonis visual. Tangga baja hitam dengan handrail kayu naik dari lantai ini menuju lantai atas dan rooftop, menandai perjalanan spasial yang menarik pengunjung ke atas.
Teras rooftop adalah pengalaman spasial yang mendefinisikan seluruh proyek. Di bawah kanopi botanikal yang menggantung dari atas, meja makan disusun dalam kelompok-kelompok santai di dalam ruang yang dibingkai sepenuhnya oleh udara terbuka dan cahaya hijau yang tersaring. Meja bermeja marmer bulat gelap di atas kaki pedestal krom, kursi cangkang hitam di atas lantai ubin gelap bertekstur, dan gerakan lembut bunga-bunga yang menggantung di atas menciptakan atmosfer yang sekaligus terasa urban dan sangat alami. Tabrakan antara material industrial keras dan tanaman hidup ini bukan sebuah kebetulan melainkan tesis desain sentral dari keseluruhan bangunan yaitu sebuah ruang yang terasa seperti rumah botanikal, tempat berkumpul di atas atap, dan destinasi urban yang dikurasi dalam satu gerak yang otentik.
Di bagian belakang lantai dasar, sejumlah ruang fungsi privat dan ruang kerja memperluas utilitas komersial bangunan. Ruang-ruang ini mewarisi karakter dinding bergelombang yang sama dengan ruang-ruang utama, menjaga bahasa material yang mudah dikenali di seluruh program sekaligus menawarkan lingkungan yang lebih tenang dan terfokus untuk keperluan rapat dan kerja administratif. Bersama-sama, ruang-ruang ini memastikan Rifan Jakarta dapat melayani berbagai tipe pelanggan dari satu jejak bangunan yang kompak, menjadikannya bangunan komersial yang sesungguhnya serbaguna namun tidak terlihat atau terasa seperti satu. Keseluruhan proyek ini berbicara kepada generasi pengusaha Jakarta yang memahami bahwa arsitektur yang hebat adalah sebuah alat untuk membangun loyalitas, komunitas, dan sebuah destinasi yang layak untuk selalu dikunjungi kembali.
Tertarik bekerja sama dengan kami?
Mari menciptakan sesuatu yang luar biasa bersama.
Hubungi Kami